Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WITA tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kesehatan, edukasi, skrining, dan deteksi dini HIV/AIDS serta penyakit menular seksual di wilayah Kecamatan Maluk.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, Dinas Sosial, perwakilan perusahaan, pengelola tempat hiburan hingga masyarakat.
Turut hadir Danramil Sekongkang-Maluk,(yang mewakili) Kapolsek Maluk, (yang mewakili)Kepala Puskesmas Maluk Bdn. Umi Nasikah, S.ST, serta sejumlah tenaga kesehatan Puskesmas Maluk.
Dari unsur Polsek Maluk hadir Ps. Panit Reskrim Aiptu I Komang Darmada dan Bhabinkamtibmas Desa Pasir Putih Brigadir M. Zulkifli Hadi. Sementara dari unsur TNI hadir Babinsa Desa Pasir Putih Kopda Abdul Halik.
Kegiatan juga dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Maluk, Pemerintah Desa Pasir Putih, Dinas Sosial, perwakilan PT Siloam, PT Cakra Medika Maluk, Asosiasi Tempat Hiburan, serta pengusaha dan pekerja sejumlah tempat hiburan di wilayah Kecamatan Maluk.
Edukasi dan Deteksi Dini
Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian informasi kesehatan, skrining penyakit menular seksual, serta pengambilan sampel darah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai HIV/AIDS, IMS, kanker serviks, pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan penyakit menular.
Tenaga kesehatan Puskesmas Maluk dr. Haanii Laras Qothrunnadaa menjelaskan bahwa pemeriksaan HIV/AIDS dan IMS merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan.
Menurutnya, pemeriksaan secara berkala penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga apabila ditemukan indikasi penyakit, penanganan medis dapat segera diberikan.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pengobatan sendiri terhadap gejala penyakit menular seksual dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan pula pentingnya menerapkan perilaku seksual yang aman dan bertanggung jawab, setia kepada pasangan, menggunakan alat pelindung seperti kondom untuk mengurangi risiko penularan, serta menghindari penggunaan narkoba dan penggunaan jarum suntik secara bergantian.
Sinergi Lintas Sektor
Kehadiran unsur TNI-Polri bersama pemerintah dan tenaga kesehatan menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS serta IMS di wilayah Kecamatan Maluk.
Selain aspek kesehatan, unsur terkait juga mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan sehat, khususnya di kawasan yang menjadi lokasi kegiatan.
Dalam penyampaian kepada peserta, petugas menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan memperhatikan privasi dan kerahasiaan sehingga masyarakat diharapkan tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
Kegiatan hari pertama berakhir sekitar pukul 15.50 WITA dalam keadaan aman dan lancar.
Mobile Klinik HIV/AIDS dan IMS Triwulan III Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 23–25 September 2026, dengan Puskesmas Maluk sebagai penanggung jawab kegiatan. (DT - Agus).


