Menurut beliau, pendidikan tidak lagi bisa dipandang sekadar sebagai proses transfer ilmu pengetahuan di ruang kelas. Lebih dari itu, pendidikan adalah proses memanusiakan manusiamembangun karakter, menumbuhkan empati, serta membentuk pola pikir yang adaptif terhadap dinamika zaman yang terus berubah.
"Hardiknas bukan hanya seremoni tahunan, tetapi saat yang tepat untuk meneguhkan kembali komitmen kita. Pendidikan harus mampu melahirkan manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial," ungkapnya dalam pernyataan tertulis.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pendidik di PAUD AMBI yang dinilai sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan kepada anak-anak sejak usia dini. Peran mereka dianggap krusial dalam membangun fondasi karakter generasi bangsa yang tangguh dan berintegritas.
Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada para tutor dan pengajar di PKBM Mantika Machi yang terus berjuang membuka akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat tanpa batas, mereka menghadirkan harapan baru bagi mereka yang sebelumnya terpinggirkan dari sistem pendidikan formal.
"Di PAUD AMBI, kita menanam benih-benih kebaikan dan karakter. Sementara di PKBM Mantika Machi, kita memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang usia dan latar belakang, tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang. Pendidikan adalah hak semua orang, dan kita harus menjaganya tetap terbuka," tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua Yayasan menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, tutor, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, aman, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Pendekatan ini diyakini mampu mendorong lahirnya generasi yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.
Semangat ini sejalan dengan cita-cita besar pendidikan nasional yang menempatkan kemerdekaan belajar sebagai fondasi utama yakni memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk tumbuh sesuai potensi dan keunikannya masing-masing.
Peringatan Hardiknas 2026 di lingkungan Yayasan Sa’diyah diharapkan tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga titik balik menuju peningkatan kualitas layanan pendidikan, baik formal maupun non-formal. Dengan tekad bersama, Yayasan Sa’diyah berkomitmen mencetak generasi masa depan yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global.
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar. (Dt - Jun).


