Hardiknas tahun ini bukan sekadar seremoni bagi PKBM Prima Edukasi, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menghadirkan pendidikan nonformal yang menyentuh hati, membangun masa depan, dan menjangkau mereka yang selama ini terpinggirkan dari sistem pendidikan formal.
Suharni, S.Pd., sebagai kepala PKBM Prima Edukasi, menegaskan bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk belajar. Dengan penuh empati, ia bersama para tutor dan pengelola terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang ramah, fleksibel, dan bermakna bagi warga belajar dari berbagai latar belakang.
"Banyak dari warga belajar kami adalah mereka yang pernah putus sekolah, pekerja muda, hingga ibu rumah tangga yang ingin kembali menata masa depan. Di sinilah kami hadir, bukan hanya mengajar, tapi juga mendampingi dan menguatkan," ungkapnya.
Melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C, PKBM Prima Edukasi membuka pintu bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dasar hingga setara SMA. Namun lebih dari itu, pembelajaran yang diberikan juga dilengkapi dengan keterampilan praktis dan nilai-nilai kehidupan, sehingga para lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan mandiri.
Di balik kesederhanaan fasilitas, tersimpan semangat besar untuk menciptakan perubahan. Para tutor dengan sabar membimbing, sementara warga belajar menunjukkan ketekunan luar biasa belajar di sela pekerjaan, membagi waktu antara keluarga dan pendidikan, demi satu tujuan. masa depan yang lebih baik.
Dalam konteks pembangunan daerah, PKBM Prima Edukasi turut menjadi mitra strategis pemerintah Kabupaten Dompu dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan nonformal yang dijalankan terbukti mampu menjangkau lapisan masyarakat yang belum tersentuh, sekaligus menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
"Pendidikan bukan hanya soal ijazah, tetapi tentang membuka jalan kehidupan. Kami ingin setiap lulusan PKBM Prima Edukasi mampu berdiri dengan percaya diri, berkontribusi untuk keluarga, dan menjadi bagian dari kemajuan Dompu," tambah Suharni dengan penuh keyakinan.
Peringatan Hardiknas 2026 ini pun menjadi simbol harapan baru. Harapan bahwa dari ruang-ruang belajar sederhana, akan lahir generasi yang tidak hanya terdidik, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing.
Dengan semangat gotong royong dan dedikasi tanpa henti, PKBM Prima Edukasi Dompu terus melangkah menyalakan cahaya pendidikan di setiap sudut, menguatkan mimpi yang sempat tertunda, dan membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang penuh ketulusan.
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026. Dari Dompu, untuk Indonesia pendidikan adalah cahaya, dan kami akan terus menjaganya tetap menyala. (DT - Jun).


