masukkan script iklan disini
MALUK, SUMBAWA BARAT Dorobatanews.net. Kesenian tradisional Mpa’a Manca masyarakat Mbojo (Bima) turut memeriahkan acara khitanan anak-anak dari Bapak Syahrudin atau Umala Fahri, warga Desa Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (4/10/2026).
Mpa’a Manca merupakan seni ketangkasan dan bela diri tradisional menggunakan pedang secara berpasangan. Gerakan para pemain yang penuh ketangkasan dan keberanian menjadi bagian menarik dalam suasana kekeluargaan tersebut.
Kepala Desa Mantun mengaku merasa bangga atas hadirnya Mpa’a Manca di tengah masyarakat. Menurutnya, penampilan kesenian tradisional tersebut turut menghidupkan kembali adat dan budaya Bima yang sudah lama tidak dikembangkan.
Kehadiran Mpa’a Manca di Maluk bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi wujud pelestarian identitas dan warisan budaya Mbojo di tanah rantau.
Dari Bima hingga Maluk, tradisi terus diwariskan. Budaya boleh berpindah tempat, tetapi identitas dan nilai leluhur tetap dijaga. (DT - Agus).


