• Jelajahi

    Copyright © Media Online Dorobata News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pelajar SMA IT Maluk Meninggal Dunia Akibat Tengelam Di Air Terjun Desa Kemuning

    Dorobata News
    Kamis, 04 Desember 2025, Desember 04, 2025 WIB Last Updated 2025-12-04T11:23:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Sekongkang, Doribatanews.net  ~ Suasana duka menyelimuti Kecamatan Maluk setelah seorang pelajar SMAIT Maluk meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan wisata Air Terjun Desa Kemuning, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Sesekitar pukul 15.10 WITA.


    Korban diketahui bernama Adlian, remaja berusia 16 tahun, yang saat itu tengah mengunjungi lokasi wisata bersama rekan-rekannya. Menurut informasi awal, korban tidak memiliki kemampuan berenang. Diduga kuat ia terjatuh atau terseret arus ke area genangan di bawah air terjun dan tidak mampu menyelamatkan diri.


    Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut berusaha melakukan pertolongan secepat mungkin. Namun, meski upaya penyelamatan telah dilakukan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.


    Identitas Korban


    Nama : Adlian

    Usia.   : 16 tahun

    Jenis Kelamin:Laki-laki

    Alamat:Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat

    Agama : Islam

    Status. : Pelajar


    Lokasi kejadian berada di area belakang Polsek Sekongkang, sebuah titik wisata alam yang cukup populer di kalangan masyarakat, terutama remaja. Meski indah, kawasan tersebut memiliki beberapa spot dengan kedalaman air yang cukup berbahaya bagi pengunjung yang tidak bisa berenang.


    Menindaklanjuti laporan warga, pihak kepolisian bersama aparat terkait segera mendatangi lokasi. Personel Polsek Sekongkang dan anggota Koramil 02/Sekongkang, termasuk Serda Saidin, terlibat langsung dalam proses evakuasi. Jenazah kemudian dibawa dari tempat kejadian menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.


    Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di area wisata alam, terutama di lokasi yang memiliki aliran air atau kedalaman berbahaya. Pengawasan orang tua dan kesiapsiagaan pengunjung, terutama mereka yang tidak dapat berenang, sangat diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.


    Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas saat berwisata, terutama di alam terbuka yang memiliki risiko alami tertentu. (DT - Agus).



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini