Proses visitasi dilakukan langsung oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM NTB), yakni Nurrahman S.Pd. M.Pd., dan Yayuk Kusumawati M.Pd., Keduanya melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang berlokasi di Desa Kole tersebut.
Kegiatan visitasi berlangsung dalam suasana tertib, penuh semangat, dan mendapat dukungan aktif dari seluruh warga sekolah. Mulai dari tenaga pendidik, staf tata usaha, komite sekolah, hingga wali murid turut terlibat dalam mempersiapkan dokumen administrasi maupun bukti fisik pendukung yang menjadi bagian dari proses akreditasi.
Kepala SDN Inpres 01 Rite, Hasnun, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan visitasi. Ia menegaskan bahwa akreditasi bukan hanya sekadar proses penilaian administratif, tetapi juga momentum evaluasi dan refleksi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
"Visitasi akreditasi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat sejauh mana kualitas layanan pendidikan yang telah berjalan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi untuk terus berbenah demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik," ujarnya.
Menurut Hasnun, dukungan seluruh elemen sekolah menjadi faktor utama suksesnya pelaksanaan visitasi tersebut. Ia berharap hasil akreditasi nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan di SDN Inpres 01 Rite.
Hal senada juga disampaikan oleh pengawas TK, SD. Salahudin M,Pd., Ia berharap proses akreditasi mampu menjadi pemicu semangat bagi para guru dalam meningkatkan kedisiplinan administrasi dan profesionalisme kerja di lingkungan sekolah.
"Akreditasi bukan hanya tentang nilai akhir, tetapi bagaimana sekolah mampu membangun budaya administrasi yang tertib dan berkelanjutan. Ini penting untuk menunjang mutu pendidikan yang lebih baik," ungkapnya.
Selama proses visitasi berlangsung, tim asesor melakukan verifikasi terhadap sejumlah komponen utama pendidikan. Penilaian mencakup mutu lulusan, proses pembelajaran, kualitas tenaga pendidik, serta tata kelola dan manajemen sekolah.
Pada aspek mutu lulusan, asesor meninjau karakter, kompetensi, serta capaian prestasi siswa baik di bidang akademik maupun nonakademik. Sementara dalam aspek pembelajaran, tim melakukan observasi langsung terhadap aktivitas belajar mengajar di kelas guna memastikan penerapan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Selain itu, asesor juga memeriksa perangkat pembelajaran guru, inovasi metode mengajar, hingga bentuk pengembangan profesi berkelanjutan yang dilakukan tenaga pendidik. Di bidang manajemen sekolah, penilaian meliputi administrasi sekolah, transparansi pengelolaan, efektivitas kepemimpinan, serta keterlibatan masyarakat melalui komite sekolah.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan dokumen, tim asesor turut mengadakan wawancara dengan kepala sekolah, guru, komite, serta melakukan observasi langsung terhadap sarana dan prasarana pendukung pendidikan yang tersedia di sekolah.
Di akhir kegiatan, tim asesor memberikan sejumlah catatan reflektif sekaligus apresiasi atas keterbukaan, kesiapan, dan semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh warga sekolah selama proses visitasi berlangsung.
Suasana kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di wilayah pedesaan. Semangat kolaborasi antara sekolah dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Dengan berakhirnya visitasi akreditasi Tahap I Tahun 2026 tersebut, keluarga besar SDN Inpres 01 Rite berharap dapat meraih hasil terbaik dan memperoleh predikat akreditasi yang membanggakan. Hasil tersebut nantinya diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dasar di Kecamatan Ambalawi, khususnya di Kabupaten Bima. ( DT - Jun).


