Korban diketahui berinisial S (31), seorang wiraswasta asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Korban ditemukan meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri menggunakan sepotong kabel listrik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang datang ke rumah korban untuk mengambil telepon genggam miliknya yang sebelumnya dipinjam korban. Setelah beberapa kali mengetuk pintu namun tidak mendapat respons, saksi mengintip melalui celah dinding bagian belakang rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung.
Saksi kemudian berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar. Bersama sejumlah tetangga, mereka berusaha membuka pintu rumah yang terkunci dari dalam dengan cara didobrak. Setelah berhasil masuk, warga langsung menurunkan korban dan berupaya memberikan pertolongan. Namun saat itu korban telah dinyatakan meninggal dunia.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Kempo yang dipimpin langsung Kapolsek Kempo, IPTU Agustamin, S.H., segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Dari hasil keterangan sementara, korban diketahui telah tinggal di Desa Soro Barat sekitar tiga bulan terakhir. Rumah yang ditempati merupakan milik warga yang dipinjamkan secara cuma-cuma karena pemiliknya berdomisili di Kota Dompu.
Menurut informasi dari tetangga, korban sebelumnya tinggal bersama istri dan seorang anak. Namun sekitar satu bulan terakhir, istri beserta anaknya kembali ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan alasan menjenguk keluarga yang sedang sakit dan belum kembali hingga saat kejadian.
Dugaan sementara, peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan keluarga.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, serta koordinasi dengan pihak keluarga korban.
Polsek Kempo juga telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban guna penanganan lebih lanjut.
DOROBATANEWS.NET mengimbau masyarakat yang sedang menghadapi tekanan psikologis, masalah keluarga, maupun persoalan hidup lainnya agar tidak menghadapi semuanya sendirian. Mencari bantuan kepada keluarga, sahabat, tokoh agama, atau tenaga profesional merupakan langkah yang sangat penting ketika beban terasa berat. (DT - Agus).


