• Jelajahi

    Copyright © Media Online Dorobata News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sekolah Nyaris Roboh, Pemerintah Masih Memilih Diam. Janji Proyek Tinggal Janji, Keselamatan Siswa SDN 19 Kempo Dipertaruhkan Setiap Hari

    Dorobata News
    Minggu, 19 Juli 2026, Juli 19, 2026 WIB Last Updated 2026-07-19T22:32:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Kempo, NTB – DorobataNews.net,– Kondisi bangunan SDN 19 Kempo, Kabupaten Dompu, kembali menjadi sorotan. Jeritan guru, siswa, orang tua, dan masyarakat terkait kondisi sekolah yang nyaris roboh hingga kini belum juga mendapat jawaban nyata dari pemerintah.


    Padahal, sebelumnya sekolah tersebut disebut-sebut telah dijanjikan akan memperoleh proyek rehabilitasi. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pekerjaan yang dinantikan itu belum juga terealisasi.


    Sejumlah ruang kelas di SDN 19 Kempo mengalami kerusakan berat. Atap yang rapuh, dinding yang retak, serta kondisi bangunan yang terus menurun menjadi ancaman serius bagi keselamatan siswa dan tenaga pendidik. 


    Proses belajar mengajar pun berlangsung di bawah bayang-bayang kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya kecelakaan.

    Ironisnya, persoalan ini bukanlah hal baru. Kondisi memprihatinkan SDN 19 Kempo telah diberitakan sejak tahun 2025 dan sempat mendapat perhatian publik. 


    Namun, memasuki pertengahan tahun 2026, belum terlihat adanya realisasi pembangunan sebagaimana yang pernah dijanjikan. 


    Hingga kini, belum ada kepastian kapan proyek rehabilitasi akan dimulai.

    Para guru berharap Pemerintah Kabupaten Dompu, Dinas Pendidikan, serta instansi terkait tidak lagi sekadar memberikan janji, melainkan segera mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan fasilitas pendidikan tersebut.


    Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak. Karena itu, siswa berhak memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak, bukan ruang kelas yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan mereka.


    Masyarakat juga mendesak agar persoalan SDN 19 Kempo dijadikan prioritas. Jangan sampai tindakan baru dilakukan setelah terjadi musibah akibat robohnya bangunan sekolah.

    Wali murid meminta pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan seluruh pihak terkait segera memberikan kepastian mengenai pelaksanaan proyek rehabilitasi.


    Keselamatan ratusan siswa dan para guru tidak boleh terus dipertaruhkan akibat lambannya realisasi pembangunan.

    "Anak-anak datang ke sekolah untuk menuntut ilmu, bukan mempertaruhkan nyawa di dalam ruang kelas yang sewaktu-waktu bisa roboh." (DT - Agus).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini