Dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat dan etnis, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, TNI-Polri, serta 23 anggota Paskibraka, malam puncak HUT RI itu menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi atas kebersamaan masyarakat Maluk.
Ketua Panitia PHBN Kecamatan Maluk, Sudirman, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung rangkaian kegiatan, mulai dari perlombaan hingga pawai kemerdekaan.
Menurutnya, suksesnya seluruh kegiatan tidak lepas dari kerja sama berbagai elemen masyarakat, termasuk dukungan Puskesmas Maluk yang dinilai aktif selama rangkaian perayaan berlangsung.
Camat. Mohon Maaf dan Pamit. Suasana berubah haru ketika Camat Maluk menyampaikan sambutan. Ia menyebut momentum tersebut kemungkinan menjadi kesempatan terakhirnya berbicara di hadapan masyarakat dalam kapasitas sebagai Camat Maluk.
"Mungkin ini malam terakhir saya berbicara sebagai Camat Maluk. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan."
Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan dan program yang belum terealisasi. Karena itu, ia berharap agenda yang belum tuntas dapat dilanjutkan oleh camat berikutnya.
Salah satu persoalan yang disinggung adalah status lahan di kawasan pantai. Pemerintah Desa Pasir Putih disebut masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk mencari solusi, termasuk kemungkinan skema tukar guling lahan.
"Saya mohon pamit. Ini adalah malam terakhir saya sebagai Camat Maluk," ujarnya.
Penghargaan dan Apresiasi. Sebagai bentuk penghargaan, Camat Maluk menyerahkan piagam kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Maluk, sejumlah lembaga pendidikan seperti SMP IT Binaul Ummah, SMP Negeri 1 Maluk, dan SMA Negeri 1 Maluk, serta para pelatih Paskibraka.
Apresiasi tersebut menjadi penanda bahwa keberhasilan rangkaian HUT RI bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan buah kolaborasi berbagai unsur masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga mengumumkan para pemenang lomba gerak jalan dari tingkat TK/PAUD, SD/MI, hingga SMP/MTs/SMA/SMK dan kategori umum.
Puncak HUT ke-81 RI di Kecamatan Maluk akhirnya bukan hanya menjadi penutup rangkaian perayaan kemerdekaan, tetapi juga momentum pergantian kepemimpinan, evaluasi pekerjaan yang belum tuntas, sekaligus peneguhan komitmen menjaga kebersamaan masyarakat Maluk. (DT - Agus).


