Pawai diawali peserta PAUD pada pagi hari, kemudian dilanjutkan peserta SD, SMP hingga masyarakat umum pada siang hingga sore. Beragam busana adat, kreativitas dan atraksi budaya turut memeriahkan kegiatan.
Camat Maluk Muliadi, S.P., membuka rangkaian kegiatan yang mengusung semangat persatuan dan solidaritas masyarakat menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah serta tokoh adat dari sejumlah wilayah Indonesia menjadi gambaran keberagaman yang hidup berdampingan di Maluk. Perbedaan budaya justru menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan.
Ketua Lembaga Adat Tanah Samawa (LATS) mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan adat dan budaya kepada generasi muda.
LATS juga menyatakan komitmennya mendukung kegiatan serupa. Sebagai bentuk apresiasi, LATS berencana memberikan piala bergilir pada pelaksanaan lomba tahun depan untuk mendorong peserta terus berkreasi.
Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Maluk AKP Ery Armunanto, Danramil Sekongkang-Maluk Kapten Lalu Maryadi Akbar, Sekcam Maluk Sudirman, S.H., M.H., para kepala desa, tokoh adat dan tokoh agama.
Semarak pawai dari pagi hingga sore menunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat. Dari Maluk, keberagaman tidak sekadar ditampilkan, tetapi dirawat melalui kebersamaan, gotong royong dan semangat persatuan. (DT - Agus).


