Upacara tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan sebagai bentuk kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di tingkat kecamatan.
Kehadiran peserta dan undangan mencakup seluruh kepala desa se-Kecamatan Maluk beserta jajaran pemerintahan desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para guru dan tenaga pendidik se-Kecamatan Maluk, serta unsur pemuda dan pelajar.
Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Maluk, TNI, Kepolisian, perangkat keamanan dan penegak hukum, serta para pemangku kepentingan (stakeholder) yang berada di wilayah Kecamatan Maluk.
Dari unsur TNI dan aparat keamanan, turut hadir Danpos Maluk Peltu Amiruddin beserta jajaran. Kehadiran unsur TNI-Polri dan aparat terkait menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI berjalan aman, tertib dan lancar.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Muliadi, S.P., sedangkan Komandan Upacara Serda Lalu Wahyu memimpin jalannya barisan peserta upacara.
Dalam struktur komando pasukan, turut bertugas Serda Suherman, A. Kopda Halik, Brigpol Rahmatul A., dan Bripda Febrian sebagai unsur komandan pasukan.
Perhatian peserta juga tertuju pada Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Maluk 2026 yang menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih.
Para anggota Paskibra merupakan pelajar dari SMAIT Binaul Ummah Maluk dan SMKN 1 Maluk, yang telah mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari upacara kenegaraan di tingkat kecamatan.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Maluk tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempertemukan seluruh unsur masyarakat dalam satu semangat kebangsaan.
Mulai dari pemerintah desa, tokoh adat dan masyarakat, dunia pendidikan, TNI-Polri, hingga para pemangku kepentingan, seluruhnya hadir dalam satu barisan untuk memperingati perjuangan para pahlawan sekaligus meneruskan cita-cita kemerdekaan melalui pembangunan dan pengabdian di daerah.
Semangat kemerdekaan di Kecamatan Maluk pun menjadi gambaran bahwa nilai persatuan, gotong royong, kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Maluk ditutup dengan suasana tertib dan penuh kebersamaan, membawa pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga harus terus diisi dengan karya, prestasi dan kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah. (DT - Agus).


