• Jelajahi

    Copyright © Media Online Dorobata News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Bambang Firdaus Terima Audensi Ikatan Dokter Indonesia Cabang Dompu, Bahas Evaluasi Dan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Kabupaten Dompu

    Dorobata News
    Selasa, 24 Februari 2026, Februari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-02-24T21:23:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Dompu, Dorobatanews.net ~ Bupati Bambang Firdaus, SE., menerima audiensi jajaran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Dompu pada Selasa (24/02/2026) di Ruang Kerja Bupati. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, dengan fokus utama membahas dinamika pelayanan kesehatan di wilayah kerja Kabupaten Dompu yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.


    Audiensi ini digelar sebagai respons atas sejumlah masukan dan keluhan masyarakat terkait mutu pelayanan dokter di beberapa fasilitas kesehatan, baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit. Isu yang bergulir di tengah masyarakat tersebut mencakup aspek komunikasi antara dokter dan pasien, waktu pelayanan, hingga sistem rujukan yang dinilai perlu pembenahan.


    Dalam kesempatan itu, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif IDI Cabang Dompu yang dinilai cepat tanggap menyikapi persoalan yang berkembang. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan sektor vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus menjadi perhatian bersama.


    "Kami sangat menghargai langkah proaktif IDI Cabang Dompu dalam menangani isu yang menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat. Permasalahan pelayanan kesehatan adalah tanggung jawab bersama, sehingga kami siap mendengar paparan dan bersama-sama mencari solusi terbaik yang mengutamakan kepentingan pasien," ujarnya.


    Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap tenaga medis dan institusi pelayanan kesehatan. Menurutnya, dokter merupakan garda terdepan dalam sistem kesehatan daerah, sehingga dukungan terhadap profesionalisme dan integritas tenaga medis harus terus diperkuat. Namun demikian, kritik dan masukan dari masyarakat juga harus diterima sebagai bagian dari proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.


    Sementara itu, perwakilan IDI Cabang Dompu dalam audiensi tersebut menyampaikan komitmen organisasi untuk terus meningkatkan standar pelayanan anggotanya. IDI menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pembinaan internal sesuai kode etik dan disiplin profesi. Organisasi profesi itu juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara tenaga medis, pemerintah daerah, dan masyarakat guna mencegah kesalahpahaman serta meningkatkan kualitas layanan.


    Menindaklanjuti pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dompu telah merencanakan sejumlah langkah konkret untuk menangani permasalahan yang muncul. Di antaranya adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta. Evaluasi ini akan mencakup aspek standar operasional prosedur (SOP), manajemen waktu pelayanan, hingga sistem pengaduan masyarakat.


    Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelatihan komunikasi interpersonal bagi tenaga medis, khususnya dokter. Program pelatihan ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan IDI Cabang Dompu, dengan harapan dapat memperkuat kemampuan dokter dalam membangun hubungan empatik dan komunikatif dengan pasien serta keluarga pasien.


    Langkah lainnya yang tengah disiapkan adalah penguatan sistem monitoring dan evaluasi berbasis laporan masyarakat. Pemerintah daerah akan mendorong optimalisasi kanal pengaduan resmi agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara terstruktur dan terverifikasi, sehingga setiap laporan dapat ditangani secara objektif dan profesional.


    Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Dompu. Dengan kolaborasi yang erat, seluruh pihak optimistis bahwa berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara komprehensif, demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. (DT - Jun).


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini