• Jelajahi

    Copyright © Media Online Dorobata News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dampak Hujan Di Maluk, 447 Rumah Warga Terdampak Banjir

    Dorobata News
    Selasa, 24 Februari 2026, Februari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T05:18:23Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Maluk KSB, Dorobatanews.net ~ Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat,


    menyebabkan ratusan rumah warga terdampak banjir. Berdasarkan hasil monitoring lapangan pada Senin, 24 Februari 2026 pukul 12.01 Wita, dampak hujan yang terjadi sejak Minggu (23/2) hingga Senin (24/2) masih dirasakan masyarakat di sejumlah desa.


    Hasil pendataan sementara mencatat total 447 rumah terdampak yang tersebar di lima desa. Desa Mantun menjadi wilayah paling parah dengan 234 rumah terdampak, disusul Desa Benete sebanyak 99 rumah, Desa Bukit Damai 56 rumah, Desa Pasir Putih 41 rumah, dan Desa Maluk 17 rumah.


    Tim monitoring melaporkan bahwa hingga laporan awal disusun, hujan masih berlangsung meski ketinggian air mulai berangsur surut. Namun demikian, genangan air masih terlihat di beberapa ruas jalan serta pekarangan rumah warga. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, terutama di wilayah yang masih tergenang.


    Kegiatan monitoring lapangan dilanjutkan hingga pukul 21.15 Wita dan berjalan dalam kondisi aman, tertib, serta terkendali. Aparat bersama perangkat desa terus melakukan pemantauan guna memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses penanganan pascabanjir.

    Analisis Dampak


    Berdasarkan analisa di lapangan, tingginya intensitas hujan sejak 23 Februari 2026 memicu meluapnya sejumlah sungai dan saluran drainase di Kecamatan Maluk. Hal ini menyebabkan air dengan cepat masuk ke permukiman warga dan merendam ratusan rumah.


    Desa Mantun tercatat sebagai wilayah dengan dampak paling signifikan, diikuti Desa Benete dan Bukit Damai. Sementara itu, aktivitas warga di beberapa titik masih terhambat akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut, meskipun tren penurunan debit air mulai terlihat.


    Rekomendasi

    Secara umum, wilayah Kecamatan Maluk mengalami dampak banjir kategori sedang hingga berat akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai. Meski situasi relatif aman dan terkendali, perhatian khusus tetap diperlukan bagi desa-desa dengan tingkat dampak tertinggi, terutama Mantun dan Benete.


    Diperlukan langkah lanjutan berupa percepatan distribusi bantuan bagi warga terdampak, normalisasi saluran air, serta penguatan koordinasi lintas instansi guna meminimalkan risiko banjir susulan. Monitoring intensif juga diharapkan terus dilakukan mengingat potensi hujan masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.


    DorobataNews akan terus memantau perkembangan situasi dan menyajikan informasi terkini bagi masyarakat. (DT - Agus).


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini