Menurutnya, dinamika politik lokal saat ini membutuhkan keberanian untuk keluar dari pola pikir lama yang kerap membatasi ruang gerak. Ia menyoroti bahwa masyarakat Indonesia, termasuk di daerah, sering kali terjebak dalam cara pandang "ketimuran" yang ditafsirkan secara sempit sehingga menimbulkan keraguan bahkan untuk sekadar bermimpi besar.
"Kita terlalu lama terjebak dalam kerangka berpikir yang membatasi. Padahal, jika melihat dari sisi sumber daya, Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi negara besar," ujar Haerul.
Ia menambahkan bahwa keyakinan sebagai bangsa besar seharusnya menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh. Dengan kekayaan alam, potensi sumber daya manusia, serta posisi strategis secara geografis, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat global.
Haerul juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kader partai, untuk membangun optimisme kolektif. Menurutnya, keberanian untuk bermimpi dan bertindak harus berjalan beriringan dengan kerja nyata di lapangan.
"Kalau kita yakin bahwa kita adalah bangsa besar, maka kita harus berani terbang lebih tinggi dari biasanya. Potensi itu ada, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik," lanjutnya.
Dalam konteks Kabupaten Dompu, ia menekankan pentingnya konsolidasi internal partai serta pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Program-program yang menyentuh kebutuhan riil warga, kata dia, akan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperluas basis dukungan.
Dengan semangat tersebut, Partai Gelora Indonesia Kabupaten Dompu optimistis dapat berkembang lebih luas dan berkontribusi dalam mendorong perubahan positif, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Dt - Jun).


