• Jelajahi

    Copyright © Media Online Dorobata News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    KAPTEN INF DR. M. GUNTUR SERUKAN PERDAMAIAN DI DUSUN MUKU."JANGAN SALING MENGHAKIMI"

    Dorobata News
    Jumat, 08 Mei 2026, Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-08T09:09:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini





    Bima. Dorobatanrws.net ~ Komandan Grup A Paspampres RI, Kapten Inf Dr. M. Guntur, S.H., M.H., S.IPhan., menyampaikan pesan damai sekaligus tegas kepada masyarakat Dusun Muku, Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Ia mengajak seluruh warga menjaga persaudaraan dan menghentikan berbagai prasangka maupun fitnah yang ditujukan kepada adiknya, yang akrab disapa Walet. (8/26).


    Dalam pernyataannya, Kapten Guntur mengaku prihatin atas kabar miring dan perlakuan yang diterima sang adik di lingkungan tempat tinggalnya. Sebagai kakak kandung, ia menegaskan bahwa Walet merupakan pribadi yang mandiri dan tidak pernah mencampuri ataupun merugikan kehidupan orang lain.


    "Jangan menilai seseorang hanya dari cerita orang lain, karena itu bisa berujung pada fitnah. Saya sangat mengenal adik saya. Dia tidak pernah menjatuhkan nama baik siapa pun. Kalau ada yang mengatakan dia tidak bekerja atau hanya diam di rumah, apakah kita benar-benar tahu bagaimana perjuangannya menafkahi istri dan anak-anaknya?" ujar Kapten Guntur.


    Ia juga mengingatkan pentingnya sikap saling merangkul, terlebih terhadap warga pendatang yang belum memiliki tempat tinggal sendiri. Menurutnya, masyarakat seharusnya menghadirkan rasa kekeluargaan, bukan justru memperuncing perbedaan dan mengucilkan sesama.


    "Cukup sampai di sini. Tolong jangan ganggu lagi ketenangan hidup adik saya. Saya selalu memantau keadaannya setiap hari. Mari kita ganti kebencian dengan rasa kasih sayang agar kehidupan di kampung tetap rukun dan damai," tegasnya.


    Ajak Warga Wujudkan "Bima Emas 2029"


    Tak hanya menyampaikan pesan kekeluargaan, sosok yang dikenal dengan julukan "Macan Timur" itu juga mengajak masyarakat untuk bersatu membangun Kabupaten Bima ke arah yang lebih maju dan bermartabat.


    Ia menilai energi masyarakat seharusnya diarahkan pada hal-hal positif demi menciptakan daerah yang bersih dari korupsi, nepotisme, serta konflik sosial yang dapat menghambat pembangunan.


    "Mari kita satukan kekuatan untuk mewujudkan Bima yang makmur dan sejahtera. Bersama rakyat, kita jemput ‘Bima Emas 2029’. Kita jadikan Bima sebagai daerah yang indah, bermartabat, dan membanggakan di tingkat nasional," katanya.


    Pesan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial masyarakat di Desa Sanolo serta menumbuhkan semangat persatuan demi masa depan Kabupaten Bima yang lebih harmonis dan gemilang. (DT - Jun).


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini