Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula sekitar pukul 10.30 WITA saat seorang warga bernama Ikhsan (28), warga Balas Besar, Dusun Pasir Putih Selatan, RT 013/RW 003, Desa Pasir Putih, sedang membersihkan lahan milik seorang warga negara asing atas permintaan seseorang bernama Salva.
Saat melakukan pembersihan lahan, Ikhsan diketahuilah sedang merokok. Tanpa disadari,rokok nya menyentuh alang-alang kering hingga memicu munculnya api. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menyebar ke area sekitar karena material yang mudah terbakar.
Menyadari situasi semakin membahayakan, Ikhsan segera menghubungi ayahnya, Budi, untuk meminta bantuan. Budi bersama warga sekitar langsung menuju lokasi dan bergotong royong memadamkan api secara manual. Sejumlah wisatawan mancanegara yang berada di sekitar kawasan Hotel Super Suck juga turut membantu upaya pemadaman.
Sekitar pukul 11.30 WITA, petugas, tiba di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Kepala Desa Pasir Putih, anggota piket Polsek Maluk, Budi, serta warga yang sebelumnya telah berupaya memadamkan api. Saat itu, pihak desa dan kepolisian menyampaikan bahwa kobaran api telah berhasil dipadamkan.
Namun setelah melakukan pengamatan lebih lanjut selama kurang lebih 10 menit, warga sekitar menilai masih terdapat sejumlah titik asap yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Kekhawatiran tersebut terbukti ketika beberapa titik asap berubah menjadi kobaran api baru akibat hembusan angin yang cukup kencang hingga mulai membakar pagar pembatas antar lahan.
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera menghubungi petugas dari Exrel untuk meminta bantuan pengerahan Mobil Pemadam Kebakaran dan Fire Rescue PT AMMAN.
Respons cepat pun diberikan. Pada pukul 11.55 WITA, satu unit mobil Fire Rescue PT AMMAN tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman secara menyeluruh. Setelah berjibaku selama hampir satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan seluruh titik api sekitar pukul 12.45 WITA.
Berkat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, anggota Polsek Maluk, serta tim Fire Rescue PT AMMAN, kebakaran berhasil diatasi sebelum meluas ke kawasan permukiman maupun aset lainnya. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kelalaian saat melakukan pembersihan lahan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di lahan kering, terutama pada musim kemarau. Puntung rokok maupun sumber api sekecil apa pun dapat memicu kebakaran besar yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar. (DT ~ Agus).


