• Jelajahi

    Copyright © Media Online Dorobata News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bakti Sosial FK UNAIR Di Sumbawa Barat Dorong Gerakan Hidup Sehat Dan Wujudkan Pantai Maluk Sebagai Destinasi Wisata Bersih

    Dorobata News
    Sabtu, 08 Agustus 2026, Agustus 08, 2026 WIB Last Updated 2026-08-09T03:30:14Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    SUMBAWA BARAT, NTB Doribatanews.net,— Semangat membangun masyarakat sehat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan mengemuka dalam kegiatan Bakti Sosial Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) Surabaya bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di kawasan Pantai Maluk, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu (9/8/2026).


    Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 tersebut tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga membawa pesan penting tentang kepedulian lingkungan, pola hidup sehat serta pengembangan kawasan wisata yang bersih, nyaman dan berkelanjutan.


    Beragam kegiatan sosial dan kesehatan digelar dalam rangkaian bakti sosial tersebut. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan gratis, sunat massal, donor darah, senam sehat, aksi bersih pantai (clean up day), hingga pembagian doorprize.


    Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan pelayanan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan gratis bahkan menjangkau masyarakat Maluk secara luas. Sementara itu, sekitar 30 anak mengikuti kegiatan sunat massal, dan sekitar 60 orang turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

    Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, FK UNAIR, alumni, tenaga kesehatan, pemerintah desa, pemuda, masyarakat serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


    Car Free Day dan Pesan Hidup Sehat

    Momentum bakti sosial tersebut sekaligus dirangkai dengan pencanangan Car Free Day Pantai Maluk. Kehadiran ruang publik yang dimanfaatkan untuk olahraga, aktivitas masyarakat dan kegiatan sosial diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

    Namun, lebih dari sekadar kegiatan seremonial, momentum tersebut juga memunculkan harapan agar kawasan Pantai Maluk terus dibenahi dan dikembangkan sebagai destinasi wisata yang bersih, sehat dan nyaman.


    Salah seorang tokoh pemuda yang peduli terhadap lingkungan, Pa Reza, mendorong adanya gerakan bersama untuk menciptakan konsep kawasan wisata yang mengedepankan kebersihan, kenyamanan serta kepedulian terhadap lingkungan.


    Menurutnya, keindahan alam Pantai Maluk harus dibarengi dengan ketersediaan fasilitas dasar yang memadai. Salah satu fasilitas yang dinilai sangat penting adalah toilet umum yang layak dan mudah diakses masyarakat maupun wisatawan.


    “Bagaimana kita menciptakan eco-piles, bagaimana Maluk ini menjadi Maluk yang bersih untuk wisata. Harus didukung dengan fasilitas seperti toilet. Bagaimana masyarakat nyaman datang ke pantai dan tidak buang sampah sembarangan, termasuk tidak buang air kecil di sembarang tempat,” ujarnya.


    Ia berharap pemerintah desa dapat memberikan perhatian dan memprioritaskan penyediaan fasilitas toilet di kawasan pantai. Menurutnya, keberadaan fasilitas dasar tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan kawasan wisata yang nyaman dan memiliki standar pelayanan yang baik.

    Pantai Bersih, Wisatawan Nyaman

    Pa Reza menilai pembangunan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Kebersihan, fasilitas publik, pengelolaan lingkungan dan kesadaran masyarakat harus berjalan beriringan.


    Karena itu, ia mengajak para pedagang, pelaku usaha, masyarakat, pemuda hingga wisatawan untuk mengambil bagian dalam menjaga kebersihan Pantai Maluk.

    “Jangan membuang sampah sembarangan. Kalau pantainya bersih, masyarakat nyaman dan wisatawan juga nyaman datang. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.


    Pesan tersebut sejalan dengan semangat bakti sosial FK UNAIR yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan medis, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kesehatan masyarakat sangat berkaitan dengan kualitas lingkungan tempat masyarakat beraktivitas.


    Lingkungan yang bersih, ruang publik yang sehat, fasilitas sanitasi yang memadai serta perilaku masyarakat yang peduli terhadap kebersihan menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat.


    Kolaborasi untuk Sumbawa Barat

    Kehadiran FK UNAIR bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Pantai Maluk menjadi gambaran bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pembangunan daerah.

    Pelayanan kesehatan, donor darah, sunat massal, aktivitas olahraga hingga aksi bersih pantai memperlihatkan bahwa pembangunan masyarakat membutuhkan kolaborasi lintas sektor.


    Di sisi lain, momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai potensi Pantai Maluk sebagai salah satu kawasan wisata yang memiliki daya tarik besar.

    Ke depan, Pantai Maluk diharapkan tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga mampu menjadi ikon wisata bersih dan sehat dari Sumbawa Barat untuk Indonesia.


    Untuk mewujudkan hal tersebut, dukungan pemerintah, pemerintah desa, masyarakat, pemuda, pelaku usaha dan wisatawan menjadi sangat penting. Kebersihan pantai harus dijaga secara konsisten, fasilitas dasar perlu diperkuat, dan kesadaran masyarakat harus terus dibangun.


    Sebab, pariwisata yang maju bukan hanya tentang banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga tentang seberapa nyaman mereka berada di suatu tempat dan seberapa baik lingkungan tersebut dijaga.


    Dari Pantai Maluk untuk Indonesia: sehat masyarakatnya, bersih lingkungannya, nyaman wisatanya, dan maju pariwisatanya. (DT - Agus).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini