Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi di setiap ruang kelas dengan bimbingan langsung dari wali kelas masing-masing. Selama enam hari pelaksanaan, suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Para siswa dengan penuh semangat membawa berbagai jenis tanaman hias, pot bunga, media tanam, serta perlengkapan kebersihan untuk mempercantik dan menata taman kelas mereka.
Melalui program ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk merancang, menata, serta menghias taman kelas sesuai dengan ide dan kreativitas masing-masing. Setiap kelas berupaya menghadirkan suasana yang asri, rapi, indah, dan nyaman sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah. Tidak hanya sekadar menata tanaman, siswa juga mendesain tata letak pot, memilih kombinasi warna tanaman, hingga membuat hiasan kreatif dari bahan daur ulang.
Program pembuatan taman kelas ini bukan sekadar kegiatan memperindah ruang belajar, melainkan juga menjadi sarana pembelajaran karakter yang nyata dan aplikatif. Siswa dilatih untuk bekerja sama dalam kelompok, berdiskusi menentukan konsep taman, membagi tugas secara adil, serta menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai kedisiplinan, ketekunan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah tumbuh secara alami melalui kegiatan ini.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pajo, Nurdin Muhammad, S.Pd., memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pembiasaan menjaga dan menata lingkungan sejak dini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter siswa yang peduli, rapi, dan bertanggung jawab. Menurut beliau, ketika siswa memiliki kecintaan terhadap lingkungan sekolah, maka kebiasaan baik tersebut akan terbawa hingga ke rumah dan kehidupan bermasyarakat.
"Sekolah yang bersih dan asri mencerminkan karakter penghuninya. Melalui kegiatan ini, kita ingin membiasakan siswa untuk mencintai lingkungan sejak dini sehingga menjadi budaya positif dalam kehidupan sehari-hari," ungkap beliau.
Peran wali kelas juga sangat penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Mereka tidak hanya memberikan arahan teknis dalam tata rias taman sekolah, tetapi juga membimbing siswa dalam membangun komunikasi yang baik, menghargai pendapat teman, serta menanamkan nilai estetika dan kerapian dalam bekerja. Bimbingan tersebut menjadikan kegiatan ini sebagai wadah pengembangan keterampilan hidup (life skill) yang sangat bermanfaat bagi masa depan peserta didik.
Selain meningkatkan keindahan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar siswa dalam satu kelas. Semangat gotong royong yang tercipta selama proses pengerjaan taman menjadi pengalaman berharga yang memperkuat solidaritas dan kekompakan.
Melalui kegiatan pembuatan taman kelas ini, SMP Negeri 1 Pajo kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan. Sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi budaya positif yang melekat dalam kehidupan seluruh warga sekolah.
Dengan semangat "Sekolah Asri, Siswa Berkarakter", SMP Negeri 1 Pajo terus melangkah maju menjadi lembaga pendidikan yang inspiratif, inovatif, dan berwawasan lingkungan. (DT - Jun).


