Dompu, Dorobatanews.net ~ Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
Sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian nyata, DP3A Kabupaten Dompu bersama UPTD PPA melaksanakan kegiatan home visit, asesmen lingkungan sosial, serta observasi langsung di sekitar wilayah Pantai Lakey. Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi anak, baik dari aspek psikologis, sosial, maupun lingkungan tempat tinggalnya.
Pendekatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa setiap intervensi yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan anak. Melalui asesmen lingkungan sosial, tim dapat memahami dinamika keluarga, pergaulan, serta faktor-faktor eksternal yang memengaruhi tumbuh kembang anak.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pendampingan psikologis yang berkelanjutan. Pendampingan tersebut bertujuan membantu anak untuk kembali fokus pada hal-hal positif, membangun rasa aman, serta menjauhkan diri dari pikiran-pikiran negatif pascakejadian yang dialami. DP3A dan UPTD PPA berupaya menciptakan ruang yang aman dan suportif agar anak dapat pulih secara mental dan emosional.
Kegiatan ini dilaksanakan langsung bersama Kepala Dinas DP3A Kabupaten Dompu dan UPTD PPA, Miftahul Suadah, yang menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
"Setiap anak berhak merasa aman, didengar, dan didukung. Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan hak-hak anak tetap terlindungi," ujar Miftahul Suadah.
Melalui langkah-langkah nyata ini, DP3A Kabupaten Dompu berharap dapat memperkuat sistem perlindungan anak serta mendorong terciptanya lingkungan yang ramah anak di seluruh wilayah Kabupaten Dompu.
Karena setiap anak berhak tumbuh dengan aman, bahagia, dan penuh harapan menuju masa depan yang lebih baik.
"Setiap anak adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Anak tidak boleh tumbuh dalam rasa takut, cemas, atau merasa sendirian setelah mengalami peristiwa sulit. Kehadiran kami melalui home visit dan pendampingan psikologis adalah bentuk kepedulian Daerah, bahwa anak harus merasa didengar, dipeluk, dan dilindungi. Kami ingin anak kembali tersenyum, merasa aman, dan percaya bahwa masa depannya tetap penuh harapan," tutur Kepala Dinas DP3A Kabupaten Dompu, Miftahul Suadah. (DT - Jun).


