Operasi pencarian diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung Kapolsek KPL Tano, IPDA Rino Ansori, S.H., pada Rabu (24/6) di kawasan Pelabuhan Poto Tano. Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama, namun upaya pencarian harus dilaksanakan secara maksimal dan penuh tanggung jawab.
Selain melakukan penyisiran laut, petugas juga mengintensifkan koordinasi dengan masyarakat pesisir dan para nelayan agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan korban. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya terpadu untuk mempercepat proses pencarian.
Meski menghadapi tantangan cuaca yang berubah-ubah serta arus laut yang cukup kuat, semangat personel di lapangan tidak surut. Namun demi menjaga keselamatan seluruh anggota tim, operasi pencarian sementara dihentikan sekitar pukul 13.00 Wita setelah kondisi cuaca dinilai tidak memungkinkan untuk melanjutkan penyisiran.
Hingga hari keempat pelaksanaan operasi SAR, korban masih belum ditemukan. Kendati demikian, seluruh unsur yang terlibat menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.
"Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama, namun upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat," tegas IPDA Rino Ansori.
Komitmen, kerja sama, dan kepedulian yang ditunjukkan tim gabungan menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam setiap misi kemanusiaan. Harapan besar terus dipanjatkan agar korban segera ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian atas musibah yang terjadi. (DT - Agus).



