Kepala SMA Negeri 1 Woja, Bunyamin, S.Pd., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang sebagai aktivitas positif bagi siswa tanpa mengganggu proses pembelajaran.
"Ini bukan hanya sekadar lomba. Kami ingin menanamkan semangat perjuangan, sportivitas, disiplin, dan kebersamaan kepada siswa. Pelaksanaannya juga tidak mengganggu jam pelajaran karena menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler," ujar Bunyamin.
Menurutnya, momentum HUT RI menjadi kesempatan bagi sekolah untuk menerjemahkan nilai-nilai perjuangan bangsa ke dalam kehidupan siswa. Kegiatan yang dilakukan diharapkan mampu membentuk sikap positif yang tidak hanya terlihat di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa dalam kehidupan sehari-hari.
SMA Negeri 1 Woja juga terus mendorong siswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri. Selain prestasi akademik, sekolah memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama.
Di tengah berbagai pengaruh lingkungan di luar sekolah, penguatan karakter menjadi perhatian penting. Sekolah berupaya menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab dan sportivitas melalui kegiatan yang sederhana namun memiliki nilai pendidikan.
Bagi SMA Negeri 1 Woja, kemeriahan HUT RI ke-81 bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, setiap kegiatan menjadi sarana memperkuat rasa persaudaraan dan menumbuhkan kesadaran siswa bahwa mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui belajar, berkarya, berprestasi, dan menjaga nama baik sekolah.
Semangat kemerdekaan pun diharapkan terus tumbuh dalam diri peserta didik sebagai generasi penerus yang siap membawa SMA Negeri 1 Woja semakin maju dan berprestasi. ( DT - Jun).



