Harapan tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan monitoring Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilaksanakan Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dikpora Kabupaten Dompu, Muhammad Sadik, S.Pd., bersama staf, sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan nonformal.
Monitoring ini bertujuan memastikan proses pembelajaran berjalan tertib dan sesuai ketentuan, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan lembaga dalam memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik kepada peserta didik.
Pihak PKBM Potret Mandiri menilai, keberadaan pustaka dan ketersediaan buku bacaan merupakan unsur penting dalam mendukung proses belajar, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan akademik peserta didik. Karena itu, dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan fasilitas tersebut secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran.
Di sisi lain, PKBM memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang belum memperoleh kesempatan menyelesaikan pendidikan formal. Melalui program pendidikan kesetaraan, lembaga ini turut mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Dompu.
Kepala Bidang PLS Dikpora Dompu, Muhammad Sadik, S.Pd., menekankan pentingnya komitmen penyelenggara pendidikan nonformal untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Monitoring juga menjadi bagian dari persiapan satuan pendidikan dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), sekaligus memastikan kesiapan penyelenggaraan pembelajaran dan pemenuhan kebutuhan peserta didik.
Dukungan dari pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan pendidikan nonformal, termasuk melalui peningkatan fasilitas belajar, ketersediaan bahan bacaan, dan sarana penunjang lainnya.
Dengan sinergi yang berkelanjutan, PKBM Potret Mandiri diharapkan semakin mampu memberikan layanan pendidikan kesetaraan yang inklusif dan berkualitas. Penguatan fasilitas pustaka bukan sekadar memenuhi kebutuhan lembaga, melainkan juga menjadi investasi penting dalam menumbuhkan minat baca, meningkatkan pengetahuan, serta membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi peserta didik.
Melalui pembinaan dan dukungan yang tepat, pendidikan nonformal di Kabupaten Dompu diharapkan terus berkembang sebagai salah satu pilar pemerataan pendidikan dan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. (DT - Jun).


